Tahun Baru Datang, Tahun Lama Berlalu
Desember 27, 2008
Panta rei, panta rei (Herakleitus)
Tahun baru kian dekat. Atau tahun lama yang kian menjauh?. Nafas pergantian tahun telah tampak begitu rupa di mana-mana. Ada yang berencana membuat serangkaian kegiatan menyambut datangnya hari baru tersebut. Namun ada juga yang cuma bisa merenung, apakah tahun yang lewat itu memang benar-benar pergi. Tak ada yang menjamin hal ini, lantaran pergantian tahun hanyalah almanak yang dibuat manusia untuk mempermudah menghitung waktu.
Jadi, manakah yang lebih tepat sebenarnya apakah setiap waktu umur kita terus bertambah atau berkurang? Bagaimana menghitungnya? Pertanyaan seperti ini jarang kita pikirkan. Membahasnya apalagi. Kita selalu terjebak pada rutinitas seremonial : upacara pergantian tahun. Mungkin dengan itu kita ingin membangun fondasi pikiran kita tentang adanya suatu harapan yang lebih baik di masa datang. Harapan yang selalu ditiup menggelembung seperti balon yang diterbangkan ke angkasa.
Lalu tahun barupun datang. Kembali lagi seperti tahun sebelumnya, dijalanai selama 12 bulan. Dari rutinitas seperti ini apa sebenarnya yang baru? Bukankah setiap peristiwa merupakan serangkaian kebetulan yang jarang kita rencanakan.
Jadi janganlah memikirkan tahun baru secara permanen karena ia pasti akan terulang lagi 12 bulan kemudian. Filsuf Yunani kuno Herakleitus pernah menyatakan bahwa segala sesuatu yang ada di dunia ini terus berubah dan berubah, mengalir seperti air, Panta Rei-Panta Rei.(**)
Arsyad Salam, Arsyad, orang biasa, rakyat jelata. Arsyad lelaki beristri satu hobi menulis dan membaca... tinggal di Kendari-Sulawesi Tenggara.
Arsyad adalah Humas Sekretariat DPRD. Saat ini bekerja di Sekretariat Daerah Sulawesi Tenggara.. 
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed