Posts filed under 'BUDAYA'

Biar Lambat Asal Santai

Kemarin secara tak sengaja saya bertemu dengan birokrasi Indonesia di sebuah Puskesmas Kecamatan di Kota Kendari. Wajahnya dingin dan kaku. Ia masih seperti dulu: lambat dan santai, serta mengulur waktu dalam menyelesaikan segala urusan yang berkaitan dengan nasib orang ramai.

Wajah birokrasi kiita tampaknya begitu menjengkelkan. Kondisi kerja di Puskesmas itu menunjukkan dengan jelas bagaimana wajah birokrasi kita-meskipun mengkin hanya sebuah aksiden dalam dunia pemerintahan kita yang begitu centang-perenang, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat. Lambat dan santai adalah dua kosa kata yang selalu dipegang teguh aparat birokrasi kita. Kalau bisa lambat kenapa harus dipercepat? Kalau bisa sulit kenapa harus dipermudah.

Sambil melamun saya duduk di hadapan dokter muda (seorang wanita) yang akan memeriksa saya. Belum lagi sang dokter bertanya ini-itu, telepon genggamnya berdering dan ruang periksa itu kemudian berubah menjadi ruang gossip ala infotainment televisi. Macam-macamlah yang dibahas melalui HP tersebut. Saya perhatikan si dokter sudah lupa kepada pasiennya. Dia lupa bahwa dirinya masih berada di puskesmas. Dia lupa bahwa di luar masih banyak pasien lain yang menunggu diperiksa. Padahal orang begitu ramai dan orang ramai cenderung terdesak waktu dalam berurusan.

Tak puas dengan hanya berhalo-halo sambil duduk, si dokter mulai berdiri dan berbicara dengan si penelepon. Melihat gelagat bicaranya, mungkin sang penelepon adalah pejabat penting (setidaknya ia mungkin adalah Presiden RI). Saya hanya melongo dan bergumam pendek “Dokter, kalau begini kapan pasien akan diurus? . Mendengar ini si dokter segera sadar bahwa dia masih memakai baju dinas dan masih bertugas. Dan dia menjawab ketus, jawaban khas aparat birokrasi “Kalau bapak sudah tidak sabar silakan pergi ke tempat lain”

Sayapun terdiam, tak bicara lagi hingga keluar Puskesmas. Dalam perjalanan pulang, saya tersadar seperti baru terbangun dari mimpi buruk. Mimpi buruk bertemu wajah birokrasi kita. (**)

1 comment Januari 7, 2009

Jadi Blogger atau…………

Memilih atau menetapkan pilihan pada segala sesuatu tentu mengandung sebuah konsekwensi. Menetapkan pilihan oleh karena itu adalah bersedia dan waspada akan konsekwensi atas pilihan itu.

Pada galibnya, memilih adalah proses menakar sesuatu dari segala segi, termasuk sisi yang paling menukik dari banyaknya alternatif pilihan. Semua harus ditimbang baik segi positif terlebih lebih segi negatif diantara semua pilihan yang ada di depan kita. Termasuk adanya proteksi atas efek negatif dari pilihan kita itu nantinya.

Demikian pula halnya bila kita menjatuhkan pilihan dan memilih menjadi blogger. Ada puluhan penjelasan yang bisa dikemukakan mengapa kita memilih menjadi mahluk penggila web catatan pribadi ini. Ada yang sekadar mengemukakan isi hati, ide-ide, catatan keluarga, ajang komunikasi, curhat, perkenalan dan lain sebagainya. Ada pula yang ingin naik gengsi, naik status.

Walhasil dengan rupa-rupa tujuan seperti itu, menjadi blogger tentu juga membawa konsekswensi lain seperti adanya ketersediaan waktu kita di depan komputer. Tersedianya anggaran atau dana untuk berinternet (karena internet di Indonesia masih banyak yg belum gratis). Tersedianya perangkat komputer (atau laptop dan sejenisnya) yang ingin berinternet secara mobile.

Nah mengenai manfaat menjadi blogger, tentu hanya para blogger sendiri yang tahu lantaran merekalah sang pelaku utama dunia komunikasi yang satu ini. Apa komentar mereka dengan menjadi blogger??? Kita tunggu saja (**)

2 comments Januari 5, 2009

Palestina nan Teraniaya

Malang nian nasib Palestina. Negeri para Nabi ini seperti dicakar sejarah. Tak ada lagi kegembiraan dan keceriaan warganya. Yang ada hanyalah kesedihan, marah, kecewa dan mengutuki nasib baik yang tak berpihak pada mereka. Yang tersisa hanyalah puing-puing kehancuran. Luluh lantak dihantam torpedo Israel yang membabi buta ibarat monster yang datang dalam mimpi-mimpi kita.

Ya.. mengapa Palestina terus mengalami derita panjang? Dan mengapa pula Israel tak henti-hentinya membikin ulah? Israel dengan pongah terus bertindak semaunya karena kuasa dan bekingan Amerika.

Menurut salah seorang blogger, riwayat Palestina-Israel adalah ibarat nujum yang kelam. Punya akar kuat dalam soal agama dan identitas. Pada saat itulah kita tahu bahwa Palestina-Israel punya hubungan suram sejak awal. Sejak agama-agama lahir di sana. (**)

2 comments Desember 31, 2008

Perpustakaan yang Menyedihkan

Kemarin aku ke perpustakaan dan melihat-lihat buku di bagian sastra. Aku tak melihat ada buku baru di sana. Yang ada Cuma buku-buku yang itu-itu juga. Buku-buku yang sudah kumal, lecek dan layu lantaran keseringan dipinjam. Aku tak melihat ada novel baru di sana.
Beberapa hari sebelumnya saya masih lihat ada Seratus Tahun Kesunyiannya Gabriel Garzia Marquez. Tapi ia tak lagi kini. Atau Bumi Manusianya Paramoedya, Kebangkitannya Leo Tolstoi.
Melihat koleksi buku seperti ini saya jadi sedih, betapa miskinnya wawasan kita akan kesusastraan. Betapa tandusnya alam pikiran kita akan manusia dan kemanusiaan. Humanisme.
Yang banyak dipinjam justru buku-buku ringan semacam roman picisan atau komik serta Mati Ketawa Ala Rusia. Atau Sehat Bugar dengan Mudah. Yang laris adalah buku-buku mengenai kesehatan tubuh, percintaan dan cara melihat peluang di masa datang. Semacam primbon di zaman moderen.
Saya terus memandang deretan buku-buku yang jumlahnya tak seberapa itu. Pembaca atau peminjam memilih buku yang dia suka.
Sayup sayup di kejauhan aku dengar suara tv menyiarkan penyerangan Israel atas Palestina…
Astagfirullah halaziimm .. (*)

1 comment Desember 30, 2008

Next Posts Previous Posts


Jang Mana Daripada Blog Ini

arsyad1 Pengelola Blog ini namanja Arsjad Salam. Sedjak dahoeloe hingga sekarang bertempat tinggal di Kendari. Dengan roepa-roepa tjara tetap beroesaha sekoeat daripada tenaga, semampoe bisa teroes menoelis apa sahadja jang dirasa perloe diketahoei orang ramai. Dia orang ini berfikir sematjam penoelis zaman lampaoe jang tadjam dia poenja pena, padahal tidaklah elok benar dia poenja toelisan. Dia orang jang poenja blog ini hanja menoelis biasa sahadja selakoe penoelis lainnja. Menoelis tentang segala matjam warta. Oetama sekali jang boeroek-boeroek, jang miring-miring, yang membikin kita ditjap penoelis jang seronok dan gelaran boesoek lainnja. Pengelola jang mana daripada blog ini masih dalam tahapan belajar sadja lagi, oentoek menghantar kita semoea kepada kepandaijan jang berotak manoesia, berboedi loehoer dan berakhlaq moelia. Marilah kita orang semoea teroes kibarkan pandji-pandji dan semangat blogger jang baik , jang positif zonder sjak wasangka ataoe rasa coeriga terhadap kepada pihak lain. Hendaklah kita orang semoea djangan loepa agar soepaja kita senantiasa berfikir lajaknja orang-orang jang berfikir merdeka.

TOELISAN LAINNJA

Arsip

JANG DJADI ROEDJOEKAN

SEDJAWAT BLOGGER

TAOETAN LAINNJA

Kategori

KOMENTATOR

keyarema di Ayo Malaysia, Klaim Ini Kalo…
Arthur Sianturi di Babi Ngepet Mati Nabrak T…
ORANG CANTIK SEDUNIA di Lulo dan Problemanya
machmoer wong cerbon… di Babi Ngepet Mati Nabrak T…
wong cerbond kanci di Babi Ngepet Mati Nabrak T…
Agus Suhanto di Tentang Para Sahabat
donkoping di Prita dan Manohara
three di Babi Ngepet Mati Nabrak T…
hanyakomar di Prita dan Manohara
Capunk di Lulo dan Problemanya
Team Assalaam di Prita dan Manohara
Andy di Prita dan Manohara
Ono Gosip di Prita dan Manohara
Andra di Antara Blogspot dan WordP…
SeR4Y4 LeWat di boekoe tamoe

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=joCnKrjjL9o&hl=en_US&fs=1&]