Apakah Blogger Bisa Jadi Momok Bagi Pemerintah?

Syahdan di akhir abad ke-19 di saat musim dingin yang menusuk tulang sedang menyelimuti Rusia, sang penguasa Stalin terlibat sebuah dialog dengan salah seorang perdana menterinya. Konon Stalin marah besar. “Bagaimana tugasmu apakah sudah kau laksanakan?” Stalin bertanya.

Perdana menteri yang terkenal loyal pada atasannya ini lantas menjawab bahwa segala tugas yang diembannya yakni membungkam suara-suara yang menentang pemerintah telah selesai. “Para cendekiawan kritis, penulis yang garang, aktifis mahasiswa dan segenap juru berita dan penulis lainnya telah saya masukkan ke penjara” katanya bangga.

Mendengar itu, Stalin terdiam sejenak. “Mengapa mereka tidak dibunuh saja” tanya diktator ini. Sang perdana menteri menjelaskan bahwa dengan masuknya para penentang itu ke penjara berarti segala aktifitas politik mereka juga telah mati. Kiprah mereka telah dibelenggu. Kebebasannya telah dipasung begitu rupa sampai ke lubang semut. Mendengar ini, Stalin kontan meradang. “Bukankah mereka punya otak? Punya tangan dan punya pena? Kamu tidak bisa membelenggu ide dan pikiran mereka. Itu saja sudah cukup untuk menghancurkan sebuah negara” katanya penuh amarah.

Tidak diketahui dengan pasti bagaimana akhir dialog itu. Yang jelas esok harinya, sang perdana menteri kedapatan mati dibunuh di rumahnya.

Dialog itu menunjukkan bahwa seorang penguasa Rusia macam Stalin sekalipun tetap gentar pada pada para pemikir, penulis dan jurnalisme…. Karena mereka punya otak, punya tangan dan punya pena… (para blogger termasuk dalam kategori ini ?).

Para penulis oleh karena itu menjadi hantu bagi penguasa penguasa yang zalim dimana saja di dunia ini. Mereka gentar. Mereka nanar berhadapan dengan kata-kata kebenaran yang dibawa para pemikir dan penulis itu. Apakah blogger juga dapat menjadi momok bagi pemerintah? Walahualam bissawab. Teruslah kritis dan berpikir merdeka.. Salam


Iklan

Satu pemikiran pada “Apakah Blogger Bisa Jadi Momok Bagi Pemerintah?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s